Psikologi Manajemen
1.Apa yang dimaksud SDM ?
Manajemen
sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan
dan pengawasan kegiatan-kegiatan, pengadaan, pengembangan,
pemberian
kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya
manusia agar
tercapai berbagai tujuan individu, organisasi, dan masyarakat. (Flipo, 1989)
Manajemen
sumber daya manusia adalah sebagai penarikan, seleksi,
pengembangan,
penggunaan dan pemeliharaan sumber daya manusia oleh
organisasi.
(French dalam Soekidjo, 1991)
2. Aktivitas
SDM ?
Aktivitas SDM adalah sebagai berikut:
1.
Perencanaan
dan Analisis SDM
Aktivitas perencanaan
ini dilakukan untuk mengantisipasi kekuatan yang akan mempengaruhi pasokan dan
permintaan akan tenaga kerja. Sedangkan, aktivitas analisis dan penilaian
selektivitas SDM juga penting dilakukan sebagai bagian dari menjaga daya saing
organisasi. Dukungan informasi akurat dan tepat waktu yang didapatkan dari Sistem
Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) sangat dibutuhkan untuk menunjang
aktivitas ini.
2.
Kesetaraan
Kesempatan Bekerja
Kepatuhan pda hukum dan
peraturan Kesetaraan Kesempatan Bekerja (Equal Employment Opportunity - EEO)
mempengaruhi aktifitas SDM lainnya dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan
dari manajemen SDM. Contohnya, perencanaan SDM harus memastikan sumber tenaga
kerja yang bervariasi untuk memenuhi jumlah tenaga kerja yang ditetapkan oleh
hukum dan peraturan. Selain itu, pada saat perekrutan, seleksi dan pelatihan,
semua manajer harys mengerti peraturan ini.
3.
Perekrutan/Staffing
Sasaran perekrutan
adalah untuk menyediakan pasokan tenaga kerja yang cukup untuk memenuhi
kebutuhan organisasi. Dengan mengerti apa yang dilakukan oleh tenaga kerja, analisis
perkerjaan (job analysis) adalah dasar dari fungsi perekrutan. Dari sini,
uraian pekerjaan (job description) dan spesifikasi pekerjaan (job
spesification), dapat dipersiapkan untuk proses perekrutan. Proses seleksi
sangatlak menekankan pada pemilihan orang yang memenuhi kriteria persyaratan
(qualified) untuk mengisi lowongan pekerjaan.
4.
Pengembangan
SDM
Pekerjaan pasti akan
berevolusi dan berubah, karena itu diperlukan pelatihan yang berkesinambungan
untuk tanggap pada perubahan teknologi. Pengembangan semua tenaga kerja,
termasuk pengawas (supervisor) dan manajer, diperlukan iuntuk menyiapkan
organisasi menghadap tantangan ke depan. Perencanaan Karir (Career Planning)
mengidentifikasi jalur dan aktivitas setiap individu yang berkembang di suatu
organisasi.
5.
Kompensasi
dan Keuntungan
Kompensasi diberikan
pada tenaga kerja yang melakukan kerja organisasi seperti pembayaran (pay),
insentif (incentive), dan keuntungan (benefits). Perusahaan harus mengembangkan
dan selalu memperbaiki sistem upah dan gaji. Program insentif seperti pembagian
keuntungan dan penghargaan atas produktivitas semakin banyak dilakukan.
Peningkatan biaya pada keuntungan, contohnya pada keuntungan pemeliharaan
kesehatan, selalu menjadi isu penting.
6.
Kesehatan,
Keselamatan dan Keamanan Kerja
Kesehatan dan
keselamatan fisik serta mental tenaga kerja adalah hal yang utama. Occupational
Safety and Health Act (OSHA) atau Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
telah membuat organisasi lebih tanggap atas isu kesehatan dan keselamatan.
Pertimbangan tradisional atas keselamatan kerja terfokus pada mengurangi atau
menghapuskan kecelakaan kerja. Pertimbangan lain adalah pada isu kesehatan yang
timbul pada lingkungan kerja yang berbahaya seperti resiko terkena bahan kimia
atau teknologi baru. Keamanan tempat kerja juga semakin penting karena
kekerasasn tidak jarang terjadi di sini.
7.
Hubungan
Tenaga Kerja dan Buruh / Manajemen
Hak-hak tenaga kerja
harus diperhatikan, tidak peduli apakah ada atau tidak ada serikat tenaga
kerja. Komunikasi dan pembaharuan kebijakan dan peraturan SDM sangat penting
untuk dikembangkan sehingga manajer dan tenaga kerja tahu apa yang diharapkan
dari mereka.
3.Apa itu kepemimpinan bagi SDM ?
Dalam manajemen sumberdaya manusia, pemimpin adalah
seseorang yang melaksanakan beberapa hal yang benar atau sering disebut “people who do the right thing”
Kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan
kelebihan-kelebihan tertentu pada manusia. Disinilah timbulnya kebutuhan akan
pemimpin dan kepemimpinan. Esensi kepemimpinan dalam setiap organisasi apapun Sangat
diperlukan kehadiran dan perannya, sekalipun dalam organisasi itu telah ditata struktur
dan mekanisme kerja sedemikian sempurna.Kepemimpinan berperan untuk
menserasikan kepentingan antar berbagai pihak.Hakekat kepemimpinan adalah
kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang agar terarah ke titik tujuan akhir
organisasi menurut (Gearge R.Terry,1960) dalam Muhammad Cholil (1999) . Sifat
komplek dan dinamis kepemimpinan memerlukan kecakapan
kepemimpinan yang signifikan. Mendominasi fokus dalam pengembangan sumber daya
manusia menghasilkan pemimpin efektif yang nantinya membuat perbedaan dalam
banyak organisasi.
Kepemimpinan dan sumberdaya manusia adalah fuel organisasi keseluruhan
4.Manfaat kepemimpinan bagi SDM
Berdasarkan konsep kepemimpinan yang telah kita bahas, manfaat dari kepemimpinan dalam SDM itu sendiri tentu saja untuk mengarahkan sumber daya manusia dalam perusahaan itu untuk bisa bersinergi dengan tepat di dalam perusahaan. Berikut beberapa manfaatnya :
1. Meningkatkan produktivitas
2. Meningkatkan fleksibilitas dari angkatan kerja
3. Meningkatkan komitmen karyawan
4. Mengurangi turn over dan absensi
5. Pengembangan SDM
Daftar
Pustaka
Robert L. Mathis, John
H.Jackson,”Manajemen Sumber Daya Manusia”, Thomson Learning, 2001
William
B. Werther Jr, Keith Davis, “Human Resources and Personnel Management”, McGraw
Hill, 1996
Yukl, G. (2006), Leadership in Organizations, Pearson
Education, Upper Saddle River, NJ.
