Jumat, 20 November 2015

Dampak Negatif Internet Pada Anak

Dampak Negatif Internet Pada Anak
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiL60qnq2zrMwWvD_hPWhiu83WhyphenhyphenWE3xjboUs36jwqimUxLROpVHJLybsEFHjDatLHqV0XCG7GBjBe5wradLSjId9hxI3LCFtfR5eMxFJEjhnOFVj0EodTRkGr4jRnx9-xyv72Cpk_UkwhV/s1600/baju-anak-kecil.png
Internet adalah sebuah produk teknologi. Sebuah produk tentu memberikan dampak negatif dan positif. Dampak negatif atau positif dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk pelajar. Dampak positif atau negatif dari internet bagi pelajar tentu saja ditimbulkan dari cara penggunaan internet itu sendiri. Penggunaan internet sebagai media penghubung serba cepat memang sudah tidak mudah dipisahkan dari kehidupan kita. Segala macam persoalan komunikasi dapat diselesaikan dengan internet. Dampak positif dan negatif internet bagi pelajar tentu saja tidak muncul bersamaan. Seharusnya dampak positif lebih mendominasi, jika cara penggunaan internet itu benar. Dampak positif dan negatif bagi pelajar sifatnya tidak mutlak. Penilaiannya terletak pada apa yang dirasakan secara personal.

Kebanyakan dari anak-anak memiliki rasa ingin tahu dan penasaran yang sangat besar terhadap apa yang baru mereka kenal atau temui. Bisa saja tanpa sengaja seorang anak membuka sebuah situs orang dewasa yang tidak layak mereka lihat. tentunya itu dapat berakibat buruk pada anak tersebut dan mungkin mempengaruhi perkembangannya. Selain itu dampak negatif lain adalah, anak bisa kecanduan internet atau game online yang akan membuat anak tersebut menjadi malas dan tidak mengenal waktu. Jadi seharusnya anak-anak diberikan pengawasan dari orang tua dalam menggunakan internet, sehingga anak dapat diarahkan ke-hal yang lebih positif dan dapat terhindar dari dampak negatif.

Ada pun beberapa contoh dampak negatif dari internet :

1.Game Online
Game online adalah fenomena baru dalam model permainan anak. Game ini muncul tak lama setelah datangnya era internet. Permainan online ini bisa dibilang kelanjutan dari game sebelumnya yang memanfaatkan kehadiran komputer. Game online sangat disukai anak-anak. Hampir tak ada anak yang tidak suka dengan game model ini.
Tempat-tempat penyedia game online selalu ramai dipenuhi anak-anak. Meskipun ramai, seorang anak yang sedang bermain game lewat internet hampir tidak membutuhkan interaksi dengan teman sekitarnya, karena yang dihadapi di depan mata adalah sebuah benda mati yaitu komputer dan internet.
Karena itu hati-hati, sebab game ini bisa menimbulkan bahaya bagi anak-anak tersebut. Bahaya game online ini bisa berdampak pada kesehatan maupun perkembangan psikologi anak.

Bahaya game online bagi psikologi anak
Bukan hanya bagi kesehatan anak, game ini juga berbahaya bagi perkembangan psikologi anak. Berikut diantaranya :
Kecanduan game oline
Menjadi maniak game mungkin “nasib” yang sedang mengintai anak yang terbiasa bermain game online. Kenapa ? Sebab, mayoritas game yang beredar saat ini memang dirancang untuk hal itu.
Bagi seorang anak, game via internet mungkin hanya sekedar permainan belaka. Namun bagi produsen dan korporasi, game online adalah bisnis yang menggiurkan. Semakin banyak yang kecanduan game online, bisnis semakin diuntungkan. Pelanggan meningkat, penjualan meningkat, untung berlipat.
Sayang sekali, keuntungan itu diperoleh dengan meninggalkan bahaya game tersebut bagi perkembangan psikologis seorang anak berupa kecanduan game online.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiUwqpEF3PtrkoDcm5iXjs3WuEC4hQ15gimse_sZMoBpJ0_7bcgcsFSdqx4XqFOPqxHveGk4DnbcedPOGjnHWGyhc0fmD3bxWk05F3kBKM6Wq1yii5lEafHc2_t7GD8PNofUuWD5vIbSA/s1600/ictwatch.jpg

- Mendorong perilaku negatif
Bila sudah kecanduan game online, apapun bisa dilakukan termasuk melakukan hal negatif. Demi game ini misalnya, seorang anak bisa bolos sekolah, menyelewengkan uang SPP, mengambil uang teman dan lain-lain. Jumlahnya mungkin tidak banyak, namun tetap saja memprihatinkan.

- Emosional dan mudah marah
Para maniak game online sering emosional dan mudah marah. Gampang berucap kasar dan kotor, terutama bila gagal menaklukan “lawannya” di layar monitor, atau game terhenti ditengah jalan. Dari sudut pandang psikologi, sering emosional dan mudah marah tidak baik bagi perkembangan seorang anak.

- Prestasi belajar menurun
Asik bermain game membuat anak sering lupa waktu. Sehingga banyak aktifitas yang seharusnya dilakukan jadi terganggu. Misalnya sholat lima waktu, belajar, mengerjakan PR sekolah, tugas kuliah, merapikan kamar dan lain-lain. Bahkan disaat melakukan aktifitas seperti itu pun kadang-kadang pikiran mereka masih melamunkan permainan online itu. Akibatnya prestasi belajar anak menurun.

- Pemborosan keuangan
Termasuk juga dalam bahaya game online adalah pemborosan keuangan. Misalnya untuk membiayai rental komputer di warnet serta membeli gold, poin, voucer, karakter atau apapun namanya yang nilainya tidak sedikit. Bila bermain game via internet dirumah, maka perlu dana untuk koneksi internet dan perangkat komputer dengan spesifikasi tertentu yang dibutuhkan game tersebut.
Akhirnya, makna “bermain” bagi seorang anak tujuannya adalah menciptakan suasana positif, gembira, ceria, kolektifitas bersama teman dan lain-lain. Jika sebuah permainan atau game justru mengakibatkan hal negatif atau sebaliknya, maka orang tua harus mewaspadainya. Game online misalnya. Kita perlu mengenal dan mengetahui bahaya game ini. Jangan sampai anak-anak kita atau adik-adik kita justru terperangkap dalam dampak negatif game online tersebut.

2.Pornografi Internet
Bisnis pornografi di internet merupakan salah satu bisnis nomor satu di dunia online.Untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya banyak penyedia jasa pornografi mempromosikan produknya dengan berbagai cara.Untuk mengakses situs porno tidaklah sulit.Bahkan tanpa diundang, situs seperti ini bisa saja muncul tiba2 melalui email atau layar pop-up. Seorang anak sudah kecanduan pornografi akan sulit mengentikan kebiasaan.

3.Pemangsa Seksual
Internet juga sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui anak-anak.Ada 750.000 lebih pemangsa seksual yang memanfaatkan ruang chat untuk berkenalan hingga mengajak melakukan seks.Bila tidak berhati hati, pihak yang tidak bertanggung jawab juga bisa mencuri  indentitas pribadi untuk kejahatan.

Menurut Moulding "Sangat penting bagi orang tua untuk memproteksi anak-anak mereka dari pengaruh buruk internet. Tapi juga bukan berarti mereka dilarang sama sekali untuk mengetahui dan menggunakannya. Yang paling penting bagi orang tua adalah mengetahui bagaimana memproteksi anak-anak mereka dari situs-situs yang belum pantas mereka konsumsi". Oleh karena itu, agar terhindar dari pengaruh negatif, sebagai orang tua sebaiknya tidak boleh diam saja dalam mengawasi penggunaan internet oleh anak. Karena dengan adanya pengawasan dari orang tua, anak akan lebih terbimbing ke arah yang lebih positif. Lakukan kesepakatan dengan anak-anak tentang situs apa saja yang boleh dan tidak boleh dibuka. karena anak belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Maka dari itu, dalam hal ini orang tua sangat berpengaruh bagi perkembangan anak, sekarang dan dimasa yang akan datang....